Apa yang perlu disiapkan sebelum mengirim dangerous goods
Barang berbahaya atau dangerous goods memerlukan perlakuan berbeda sejak sebelum barang meninggalkan gudang. Kesalahan yang paling sering terjadi bukan pada saat pengiriman, tetapi pada tahap persiapan: kemasan belum sesuai, label belum lengkap, atau dokumen belum diterjemahkan ke format yang diminta pengangkut.
Mulai dari klasifikasi barang
Langkah pertama adalah memastikan kelas dan nomor UN barang tersebut. Informasi ini menentukan jenis kemasan, label, dan dokumen yang harus disiapkan. Data keselamatan bahan dari pemasok biasanya memuat informasi ini, tetapi tetap perlu diperiksa kesesuaiannya dengan barang yang benar-benar dikirim.
Periksa kemasan dan label
Kemasan harus sesuai dengan jenis dan volume barang. Label harus terlihat jelas dari sisi luar, tidak tertutup pita perekat, dan tidak mudah lepas selama perjalanan. Untuk pengiriman laut, kemasan juga harus tahan terhadap kelembapan dan guncangan selama perjalanan.
Siapkan dokumen sebelum penjemputan
Dokumen pengiriman barang berbahaya biasanya mencakup keterangan barang, jumlah, kelas, nomor UN, serta instruksi penanganan. Siapkan dokumen ini sebelum kargo dijemput agar tim lapangan tidak perlu menebak di lokasi.
Pilih pengangkut yang memahami muatannya
Tidak semua pengangkut menerima barang berbahaya. Pastikan moda dan armada yang dipakai memang diizinkan membawa kelas barang tersebut, termasuk bila ada transit di pelabuhan atau bandara.
Yang perlu diingat
Pengiriman barang berbahaya yang rapi bukan soal kecepatan, tetapi soal kelengkapan. Semakin lengkap persiapan di awal, semakin kecil kemungkinan barang tertahan di pemeriksaan.
Punya pertanyaan tentang pengiriman Anda? Hubungi tim kami.

